Find all the cuties thing here!!!

Kamis, 11 September 2008

The miracle begin.....

Selasa, 20 November 2005 saat yang paling istimewa dalam hidupku. Mulai saat ini statusku tidak akan sama lagi. Kurang lebih sembilan bulan ke depan, aku akan menjadi wanita seutuhnya. Ya aku positif hamil, syukur kepada Tuhan karena kami tidak harus menunggu lama untuk memiliki anak. Aku percaya semua itu berkat doa dari para saudara dan sahabatku pada saat aku dan suamiku menikah tanggal 24 September 2005. Hampir semuanya mendoakan “cepet dapet momongan!”. Beberapa waktu sebelumnya aku memang sudah terlambat haid dan kurasakan keanehan pada sistem tubuhku. Rasa lapar sering mengganggu waktu kerjaku, dan aku cenderung merasa kedinginan di pagi dan sore hari. Pada saat itu aku bingung, sebenarnya apa yang terjadi dengan ku? aku tidak berani untuk memutuskan bahwa aku hamil, mengingat sembelum menikah siklus haid ku sangat tidak teratur.
Untuk menjawab kepenasaranku, diam-diam aku membeli test pack. Malamnya aku bermimpi bertemu dengan alm. Kakakku , Ferdi. Dalam mimpi dia pamit, dan dia bilang bahwa dia sedih karena sudah tidak bisa menjagaku. Ketika dia menjauh, aku memanggil namanya dan aku bilang : “Ko, loe bakal punya keponakan, gue lagi hamil!”. Aneh bukan? Paginya aku pergi ke kamar mandi untuk menampung urine ku, dan segera aku celupkan test tip nya , ternyata …………. hasilnya negativ.
Beberapa hari kemudian, sahabat kantorku yang memang sedang hamil besar hendak kontrol ke Rumah Sakit Bersalin. Aku bilang aku mau ikut untuk periksa, meski aku ragu-ragu juga. Sampai di sana aku hampir mundur lagi, tapi hatiku berkata aku harus periksa. Aku belum memberitahu suami maupun mamiku saat itu karena aku pikir seandainya ternyata ada masalah dengan alat reproduksiku, biarlah aku sendiri yang tahu. Pada saat pemeriksaan, jantungku deg-degan tidak karuan. “Kalau mens sakit tidak?” Tanya dokter sambil me USG perutku. “Kayanya sih hamil, tapi untuk lebih tepatnya kita USG bawah aja ya?”. Aku belum pernah ke dokter kandungan selama ini, aku gugup sekali, terlebih ternyata USG bawah itu ternyata memasukkan alat USG ke ‘dalam’, melalui organ intim kita. Aku bertambah panik aku takut sekali , bagaimana seandainya setelah ini diketahui aku mengindap suatu penyakit. “Benar kan, kamu hamil!!” Dokter nampak gembira sekali, dan sekalian beliau memantau kondisi sepasang indung telurku. Puji Tuhan organ-organ reproduksi ku sehat, sempurna dan ada benih berumur kurang lebih empat minggu yang bersemayam di sana. Aku melongo, sehingga berkali-kali dokter meyakinkan aku “Kamu HAMIL!!!, sudah gak usah periksa – periksa urine lagi!”
Ya Tuhan…. Aku bahagia sekali..selama ini aku selalu mengagungkan kehamilan, aku bahagia sekali. Ini adalah Anugerah yang indaaaahhhh sekali.

Tidak ada komentar: